• Jam Buka Toko: 08.00 WIB s/d 16.00 WIB
  • Status Order
  • SMS/WA: 081574275758
  • Line : @ebatiku
  • BBM : D14097C7
  • ebatiku01@gmail.com
Terpopuler:

Jenis Batik Dari Daerah Pembuatan 3

19 May 2015 - Kategori Blog

Pada artikel sebelumnya, yang membahas tentang batik berdasarkan daerah Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Maka artikel kali ini yaitu Jenis Batik Dari Daerah Pembuatan 3 akan membahas batik yang berasal dari Bali atau biasa di sebut sebagai Pulau Dewata dan Pulau Papua.

Batik Bali

Batik Bali                   Batik bali dancers                 batik bali

Siapa yang tidak mengenal Bali yang merupakan surga bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara, bahkan Dinas Pariwisata Daerah Bali mencatat kunjungan wisatawan ke Bali pada tahun 2014 sebanyak 3.766.638 orang.

Kembali kepada sejarah industri batik Bali dimulai pada tahun 1970 yang di pelopori oleh Pande Ketut Krisna dari banjar Tegeha, Gianyar Bali dengan menggunakan teknik batik cap dan dibantu dengan alat tenun manual.

Pada awalnya batik Bali hanya digunakan untuk ikat kepala saja, dan seiring perkembangan jaman batik Bali di buat untuk segala macam perlengkapan mulai dari souvenir, pakaian dan lain-lain.

Ciri khas Batik Bali terletak pada motifnya yang merupakan perpaduan antara tradisional dan modern. Ciri tradisional kain Batik Bali ditandai dengan adanya lambang-lambang khas daerah seperti burung bangau, naga, kura-kura, dan rusa. Sentuhan modern Batik Bali terlihat dari warna-warna kain yang cerah dan corak bergelombang. Ciri khas lainnya adalah aroma khas yang di timbulkan dari kain batik Bali dikarenakan bahan pembuatan dari bahan-bahan alami dalam bentuk rempah-rempah, akar-akaran dan juga kayu yang mengandung aroma tertentu.

Batik Papua

Batik papua prada                  batik papua

Batik tidak hanya milik daerah jawa, Sumatera atau Minahasa akan tetapi bumi Papua juga memiliki batik yang dihasilkan oleh penduduk Papua.  Awal mula dikenalnya batik Papua ketika pemerintah Indonesia mendatap bantuan dari UNDP untuk pemberdayaan kebudayaan Indonesia Timur pada tahun 1985, dimana pemerintah mendatangkan pembatik dari Jawa untuk melatih penduduk asli Papua membatik. Hal ini yang menjadikan batik Papua mirip dengan batik Papua, dimana yang membedakannya adalah motif batik asimetris sedangkan motifbatik Jawa simetris.

Motif batik Papua banyak terinspirasi dari peninggalan arkeologi, artefak dan fosil  yang banyak terdapat di daerah Papua. Beberapa motif tersebut adalah motif kamoro, motif asmat, motif Sentani dan motif prada yg terkenal.

, , ,